Tampilkan postingan dengan label Tips Otomotif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Otomotif. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Juli 2013

Tips Sebelum Berkendara (kususnya motor)

Tips Sebelum Berkendara (kususnya motor)




     Pada kesempatan ini saya akan berbagi tips tentang apa saja yang harus dilakukan sebelum berkendara dengan sepeda motor. Mungkin banyak dari pembaca sudah pada tahu atau banyak blog yang mengusalnya, tapi tidak ada salahnya saya mengulas dngan versi saya sendiri.

Apa saja yang harus dilakukan, antara lain :

Memanasi kendaraan Bermotor

     Maksud memanasi disini bukan dengan membakar atau sejenisnya,,,hehehe. Tetapi mendiamkan motor dalam kondisi mesin hidup sekitar 1-2 menit. Jangan terlalu lama, karna akan membuat leher knalpot (leher angsa) akan menguning. Adapun cara terbaik yaitu dalam kondisi kendaraan off/mati kita mengayun beberapa kali qick starter untuk menaikkan oli yang mengendap. Baru setelah itu kita nyalakan mesin.

Memeriksa kelistrikan motor

     Contohnya yaitu : klakson apakah masih berbunyi dengan baik atau tidak, Lampu utama menyala atau tidak, lampu sen kanan dan kiri (depan belakang) menyala atau tidak

Memeriksa keamanan sistem pengereman

     Cara yang terbaik adalah test drive, tapi tidak ada salahnya kalau kita melakukan pengecekan berkala untuk mengetahui keadaan kampas rem. Kalau saya yaitu 2 atau 3 minggu membongkar ban belakang untuk membersihkan kotoran debu hasil kampas rem dengan besi tromol ketika pengereman. Untuk yang depan dan belakang yang sudah menggunakan cakram mungkin cukup dengan melihat kampas remnya apakah masih bagus atau tidak.

Safety riding

     Untuk yang satu ini wajib. antara lain :
  • Helm standart SNI
  • Jaket
  • Sarung tangan
  • Sepatu
     Alat-alat di atas bukan untuk mencegah kecelakan, tapi paling tidak untuk meminimalisir cedera akibat kecelakaan di jalan raya.

Tidak kalah pentingnya sebelum berkendara berdo'a untuk keselamatan sampai tempat tujuan. AMIIN....

     Semoga tips diatas berguna bagi pembaca...

Jumat, 19 April 2013

Trik aman berkendara saat hujan

Trik aman berkendara saat hujan


Bagi anda pengendara yang suka nekat meneruskan pejalanan saat hujan.

Adapun berikut tips-tips buat buat anda, seperti dikutip dari TMC Polda Metro Jaya, Jumat (19/4/2013).
  • Cek atau priksa semua lampu kendaraan pakah berfungsi dengan baik atau tidak. Agar lampu tersebut bermanfaat saat dibutuhkan.Dan tetap nyalakan lampu utama meskipun siang hari dan hujan rintik-rintik karena membantu pengendara lain melihat kendaraan anda.
  • Priksa ban minimal seminggu sekali apakah tekanan udara masih cukup dan alur ban masih layak untuk jalan. Jangan mengambil resiko dengan menggunakan ban halus atau tipis, karena bisa membuat anda tergelincir apalagi saat hujan.
  • Priksa komponen kendaraan anda seperti; kemudi, pedal rem, gas maupun kopling apakah  dalam kondisi baik dan berikan perawatan extra selama musim hujan untuk mengantisipasi keadaan darurat atau akibat kesalahan orang lain yang dapat menyebabakan kecelakaan.
  • Gunakan alas kaki yang tidak licin, tahan air dan aman untuk berkendaraan dan persiapkan juga jas hujan yang berbentuk baju dan celana karena jas hujan seperti ini lebih aman dibandingkan yang berbentuk ponco.
  • Usahakan mengurangi kecepatan anda dalam mengendarai kendaraan karena pada saat hujan  permukaan jalan licin agar ban anda tidak tergelincir (slip). Mengemudi dalam kecepatan rendah akan membuat  ban kendaraan anda lebih banyak bersentuhan langsung dengan aspal dan membuat daya cengkaram ban lebih baik.
  • Jaga jarak aman kendaraan anda dengan pengendara lain karena pada saat hujan jarak aman pengereman kendaraan membutuhkan jarak yang lebih jauh dari pada kondisi kering untuk menghindari hal-hal yang membahayakan bagi anda maupun pengendara lain.
  • Jangan sembarangan nerobos genangan air karena kita tidak tahu kedalamannya, hal ini bisa mengakibatakan kendaraan anda mogok atau terperosok kedalam lubang yang mungkin ada didalam genangan air tersebut.
  • Apabila terjebak banjir dan kendaraan anda mogok karena air masuk ke saluran pembuangan gas kendaraan anda, jangan menghidupkan mesin kembali lebih baik didorong ketempat yang aman, karena dikhawatirkan system pengapian anda mengalami korsleting dan dapat membuat kendaran anda terbakar.
Nah semoga sedikit tips dari saya bermanfaat bagi bembaca...

sumber: http://oto.detik.com

Senin, 01 April 2013

Setting Knalpot Racing, Fokus di Karburator dan Celah Klep

Setting Knalpot Racing, Fokus di Karburator dan Celah Klep


setel karburator agar mesin tidak gampang meletup saat gas di tutup

       Pakai knalpot racing yang banyak dijual di pasaran, langsung pasang, mesin hidup dan bisa langsung jalan.

       Tapi alangkah lebih baik jika di seting dulu agar perfoma lebih bagus. Sebab terkadang mesin jadi malah down di rpm bawah dan atas, timbul gejala ngilitik hingga terjadi letupan saat gas ditutup.

       Karena konstruksi beda dengan standar dari pabrik. Terutama volume pada pipa dan tabung silencer yang dipengaruhi panjang, lebar hingga susunan sekat yang ada di tabung. Otomatis tendangan balik gas buang di perut knalpot ke ruang bakar tekanannya jadi berbeda. Makanya perlu penyesuaian di bagian komponen penyuplai gas bakar, terutama setingan karburator.

      Untuk melakukan seting karbuartor juga tidak asal. Apalagi sekadar ganti knalpot racing tanpa ada bagian mesin yang ikut dimodifikasi. Mungkin untuk karbu cukup atur sekrup aliran udara. Atau naikkan spuyer main-jet 1 atau 2 step sesuai kebutuhan. Itu pun kalau perlu. 

       Untuk setelan sekrup udara baiknya sedikit ditutup. Sementara kalau untuk standar biasa pakai ukuran 1½ putaran balik dari posisi tertutup, dengan menggunakan knalpot racing yang lebih plong coba dibikin 1¼ putaran balik. Dimaksudkan agar mesin tidak gampang meletup ketiga grip gas tertutup. Sebab dalam kondisi itu di mana knalpot sudah plong, bensin jadi lebih sedikit daripada udara. Makanya dipersempit lagi agar bensin jadi lebih banyak. Letupan pun berkurang.

        Selain seting sekrup udara. Untuk memaksimalkan tenaga di gasingan atas, di mana perut knalpot sudah lega dan butuh tendangan balik lebih kuat, di sarankan untuk mengatur ulang spuyer main-jet, dengan menaikkan ukuran spuyer main-jet 1 atau 2 step. Peningkatan ini tentu harus disesuakan dengan kebutuhan. Caranya bisa dilihat dari hasil pembakaran. Seperti, kepala busi jangan terlalu putih atau hitam sekali,

Setel klep untuk memaksimalkan tenaga

 
         Setelah karburator di seting ulang, penyesuaian lainnya bisa dengan mengatur setelan klep. Ditujukan untuk memaksimalkan tenaga di rpm bawah atau atas, juga menyesuaikan kondisi cuaca di sekitar.

          Misalkan ingin kejar torsi, setelan klep bisa dibikin renggang dari ukuran standar. Apalagi kalau suhu di sekitar tempat tinggal pemilik motor cenderung dingin.

           Jika  tenaga mesin ingin kerjar rpm atas, bisa diakali dengan menyeting setelan klep lebih rapat dari ukuran standar, agar gas bakar lebih deras masuk ke dapur pacu. Tambah lagi jika kondisi sekitar cenderung panas. Setingan ini lebih aman.

           Terakhir, untuk aliran udara disarankan agar tetap menggunakan filter udara asli atau bisa juga pakai saringan udara variasi. Sebab kalau plong, khawatir karburator cepat kotor apalagi tipe vakum yang terkenal rawan gesekan. (motorplus-online.com)

Kamis, 06 Desember 2012

Cara Menghindari Sepeda Motor Hilang Dicuri Curanmor Pencurian Kendaraan Bermotor

     Mereka menggunakan berbagai metode / modus untuk membawa kabur motor jarahan yang berhasil dikerjai. Cara atau modus operandi yang sering digunakan oleh pencuri sepeda motor adalah seperti :

1. Menggunakan kunci letter T untuk menyalakan paksa mesin motor.
2. Mengangkut motor ke dalam mobil boks atau truk.
3. Merusak kunci-kunci keamanan yang ada dengan trik tertentu lalu membawa kabur motor, dll.

Waspadai pula aksi kejahatan ranmor / kendaraan bermotor lainnya yang berhubungan dengan sepeda motor anda seperti pencurian helm, pencurian aksesoris motor, dsb. Berikut ini adalah beberapa saran untuk anda dalam menghindar dan mengurangi resiko kehilangan motor.
Tips / Cara Mengurangi Resiko Kehilangan Motor :

1. Parkir Di Tempat Parkir Resmi Dan Aman
Usahakan untuk selalu parkir di tempat parkir profesional dengan tingkat pengawasan dan keamanan yang tinggi. Kalau bisa pilih saja lahan parkir yang selalu memeriksa STNK ketika akan meninggalkan tempat parkir, ada tiket bukti parkir, ada kamera pengawas cctv dan banyak petugas keamanan yang menjaga di sekitar tempat parkir.

2. Berikan Tambahan Kunci Pengaman Pada Motor
Kunci motor anda dengan kunci-kunci tambahan yang berbeda jenisnya. Contohnya seperti kunci roda, kunci setang rahasia, alarm, gembok, rantai, kunci disc cakram, dan lain sebagainya. Bila perlu parkir di samping tiang atau pohon lalu lilitkan rantai bersama tiang atau pohon tersebut.

3. Terus Awasi Motor Anda
Jika memarkir kendaraan di depan rumah baik rumah sendiri atau rumah orang lain serta di tempat umum seperti mini market, sekolah, warung, warnet, wartel, dan lain sebagainya sebaiknya anda terus mengawasi motor anda. Parkirlah di tempat yang terlihat dari dalam serta pasang mata dan telinga anda dan jangan sampai lalai karena pencuri sepeda motor hanya butuh kurang lebnih setengah menit atau kurang untuk menggasak motor anda.

4. Hati-Hati dengan Mobil Boks, Pickup dan Truk
Waspadai jenis mobil-mobil tersebut yang parkir di samping atau sekitar parkir motor anda. Pencuri sepeda montor dapat dengan cepat menggotong motor anda dan kemudian membawanya pergi dari anda untuk selama-lamanya.

5. Amankan Barang Berharga Bawaan Anda
Hati-hati pula terhadap barang-barang berharga yang anda bawa. Jika ada tempat penitipan helm dan jaket segera titipkan di tempat tersebut. Jika anda khawatir dengan tempat penitipan anda bisa pasang kotak atau box motor di belakang sepeda motor ada untuk menyimpan barang anda seperti helm, berkas, jaket, uang, jaket jas hujan, uang / duit, alat mekanik, payung, senter, air minum, baju ganti, dan lain sebagainya.

6. Mengurangi Perhatian Pencuri
Motor yang terlihat bagus, baru dan berdaya jual tinggi dengan sistem pengamanan yang kurang sangat disukai oleh pelaku curanmor. Motor yang sudah kelihatan jelek atau biasa saja dengan pengamanan yang cukup dan bila dijual harganya murah termasuk jenis motor yang cukup aman dari pencurian motor. Menutup motor anda dengan kain penutup motor dapat mengurangi perhatian pencuri dan akan mempersulit pencuri untuk melaksanakan aksinya. Dengan menutup motor dengan bahan anti air juga dapat melindungi motor dari kehujanan dan terik sinar matahari.
Motor yang telah aneh, unik, jarang dan telah dimodifikasi juga kurang menarik minat orang yang mau nyolong motor kita. Kalau anda sayang pada motor anda, pasanglah sistem keamanan yang berlapis serta rahasia dan juga kalau anda suka modiflah motor anda mnjadi beda dengan yang lain agar pencuri enggan mencurinya karena terlalu menarik perhatian orang banyak di sekitar tempat parkir.

7. Membina Hubungan Baik Dengan Petugas Parkir Dan Tetangga
Untuk lebih aman, jika anda parkir di tempat yang rutin atau sering misalnya di kampus, kantor, rumah, mini market, warung, dan lain sebagainya anda bisa pelan-pelan membina hubungan baik dengan orang di sekitarnya. Jika ada waktu ajak petugas parkir ngobrol, nongkrong, dan sebagainya. Kalau punya uang lebih kita bisa kasih uang rokok ke petugas parkir tersebut. Tujuannya adalah agar tukang parkir jadi kenal sama kita dan otomatis kenal dengan motor yang kita pakai. Jika motor kita diusili orang maka dengan cepat tukang parkir akan menyadari dan menindak lanjutinya dengan tegas.